Permintaan Hati – Letto

Terbuai aku hilang terjatuh aku dalam
Keindahan penantian
Terucap keraguan hati yang bimbang
Yang terhalang kepastian cinta

Aku… hilang…
Aku… hilang…

Tersabut kabut malam terbiasnya harapan
Yang tersimpan sejuta bertuan
Terasa kerinduan hati yang bimbang
Yang terhempas kepastian cinta

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu

Aku… hilang…
Aku… hilang…

Tersabut kabut malam terbiasnya harapan
Yang tersimpan sejuta bertuan
Terasa kerinduan hati yang bimbang
Yang terhempas kepastian cinta

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu
Bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu

Dengarkanlah permintaan hati yang teraniaya sunyi
Dan berikanlah arti pada hidupku
Yang terhempas yang terlepas
Pelukanmu bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu
Bersamamu dan tanpamu aku hilang selalu

Untuk Marsha
Cahayaku….

Ngga ada kata yang bisa aku sampaikan
selain maaf dan terima kasih
sudah memberikan arti di hidupku yang sempit ini..

Aku harus pergi..
bukan meninggalkanmu
tapi hanya terlepas darimu

Jika kamu yakin akanku,
maka memang inilah
cara yang terbaik
untuk dijalankan…

Kata Mutiara (English)

Diambil dari footer salah satu buku agenda harian yang pernah aku baca.

  • To be wrong is nothing, unless you continue to remember it.
  • Tick to your point of view, in order to keep up your own dignity.
  • Success it to get whatever you want, happiness is to love whatever you got.
  • Time lost cannot found again.
  • God always answer our prayers, but sometimes the answer is no.
  • Our wisdom comes from our experience and our experience comes from our foolishness.
  • Don’t have the pleasure in the misfortune of other.
  • People can be stronger by eating and wiser by reading.
  • Tokes 20 years to build a good reputation bu needs 2 seconds to ruin it.
  • It’s better to have a plan yet undone, rather than having none at all.
  • Love is the most sacred of all spiritual bonds.
  • One enemy is too many, a hundred friends is too few.
  • Think as one who can act, act as one who can think.
  • A good reputation is one’s greatest asset.
  • Bird need nests, spiders need webs, people need friendships.
  • Anyone can do anything if he believes and yearns for it.
  • Habit makes everything easy.
  • If you can not be a clever person, be a kind person.
  • In trends follow the crowd, in principles stand firm as a rock.
  • The language wounds more than a lance.
  • We all love a good loser if it isn’t us.
  • Women are like firearms, they are dangerous only inexperienced hands.
  • The fear of lord is the beginning of wisdom.
  • It is easy to criticize, but difficult to create.
  • In doing what we ought to do we deserver no praise, because it is our duty.
  • Don’t hold back goodness from those to whom it is owing.
  • Experince people cannot be easily deceived.
  • He that can control himself while achieving victory will gain a double victory.
  • Mock them who laugh first ad they will cry at last.

Minggu, 24 Februari 2008 21:10:00

Teman Seperjuangan

Nanang, saapan tersebut biasa kuberikan kepada salah seorang teman SMP ku dulu. Ya, teman seperjuangan saat menempuh pendidikan menengah di salah satu sekolah menengah pertama di Tangerang. Sekolah yang memberikan kesan tidak terlupakan di hati ini karena sekolahku ini bukan di kota tapi di kampung yang jauh dari hingar bingarnya kendaraan. Yang apabila musim hujan datang, pasti jalan menuju ke sekolah tersebut menjadi becek dan berkubang karena banyak air yang menggenang. Yang apabila hendak menuju kesana, kita harus berjalan kaki menempuh perjalanan sekitar 2 kilo. Hanya ada ojek yang bisa mengantar ke sekolah tersebut, itupun bila menggunakan jasa ojek tidak akan mampu membayar jasanya karena uang saku yang diberikan kurang dari ongkos ojek yang hanya bisa mengantar satu kali saja. Aku mengenal dan akrab dengan dia pada saat kelas 3 SMP karena saat itu memang kita satu kelas dan duduk bersama. Prestasi yang dicapai pun tidak terlalu buruk, ia masih bisa masuk sepuluh besar di kelas kami. Sampai saat ini pun aku masih sering mengobrol dan berdiskusi bareng dengan dia baik itu masalah pendidikan, pekerjaannya. Aku salut dengan beliau…dengan kemauan, semangat belajar, sifat ingin maju dan kerja keras yang pantang menyerah beliau meniti cita-citanya sejak SMP. Nanang adalah anak sulung dari 4 bersaudara. Aku juga mengenal keluarga Nanang dengan segala keterbatasan ekonomi yang ada, juga adik-adiknya yang empat orang tersebut yang masih kecil-kecil. Lulus dari SMP, Nanang melanjutkan ke sekolah menengah umum di luar kota Tangerang. Dengan segala daya dan upaya dia berusaha melanjutkan pendidikan tanpa ingin merepotkan orang tuanya. Pergi sekolah di pagi hari dan pulang siang harinya, setelah itu ia bekerja serabutan entah sebagai loper koran, pak ogah (istilah yang diberikan kepada orang yang membantu mengatur mobil yang hendak berputar di putaran jalan), dll. Pernah ia bercerita kepadaku karena pernah ditangkap oleh polisi karena dituduh sebagai preman yang sering memalak pengguna jalan. Di kantor polisi tersebut ia menginap semalaman dan diinterogasi oleh polisi tersebut. Ia hanya bisa berdoa agar diberikan jalan terbaik karena memang ia merasa tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum.

Saat menjelang kelulusan di sekolah menengah umum tersebut, sebenarnya ia sudah mendapatkan tempat di salah satu perguruan tinggi negeri di kota hujan bogor. Ya, karena keterbatasan biaya ia batalkan niatnya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Mungkin Allah memiliki rencana lain yang lebih baik yang akan diberikan kepada temanku ini. Alhamdulillah, saat ini beliau sudah bekerja di salah satu perusahaan makanan di daerah Tangerang sebagai karyawan bagian gudang. Yang saya dengar beberapa hari terakhir ini, beliau mendapat promosi menjadi staff administrasi di perusahaan tersebut karena sikapnya yang rajin. Tidak lupa ia juga melanjutkan kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di daerah Tangerang mengambil peminatan Akuntansi. Disamping itu juga mengangkat taraf hidup keluarganya, kedua orang tuanya bangga mempunyai anak seperti beliau dan ia menjadi panutan bagi adik-adiknya agar kelak bisa menjadi seperti beliau. Nanang, potret salah seorang teman yang menurutku tegar, ikhtiar dan tawakkal karena kehidupan ini sudah ada yang Maha Mengatur. Rejeki, jodoh, takdir sudah diatur sama Rabb Yang Maha Segalanya, tinggal bagaimana ikhtiar dan tindakan yang harus dilakukan untuk menggapai cita-cita tersebut. Banyak hikmah yang bisa aku petik dari perjalanan hidup beliau. Makasih Nang, karena sudah mengajarkan aku untuk selalu berikhtiar dan berserah diri kepada Rabb…

Minggu, 24 Februari 2008 20:28:00

Aku rindu kalimat itu

“Gus, bangun..anterin Ibu kepasar…”, itulah suara lembut dari ibuku yang membuat aku terjaga di setiap malam. Salah satu rutinitasku di setiap malam ketika bapak kerja shift malam. Tepat pukul tiga dini hari ibuku sudah terjaga dari tidurnya… dibangunkan oleh suara alarm dari jam wekernya membuyarkan bunga tidur yang sedang menghampirinya, bersiap-siap dengan membawa rinjing untuk pergi kepasar, berbelanja sayur-mayur untuk dijual kembali di rumah. Ketika Ibu-Ibu yang lain masih terlelap di dua pertiga malam dengan diselimuti mimpi-mimpi indah, ibuku sudah memulai aktifitasnya, demi aku…ya..aku…anakmu yang selalu menyusahkanmu, merepotkanmu, membuatmu kesal, membuatmu marah .Demi anak-anakmu, kau berjuang mengejar rejeki hanya untuk membiayai sekolah anak-anakmu agar bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik. Dengan terjaganya aku, maka aku bisa lebih mendekatkan diri kepada-Nya. “Ya Rabb, lindungi ibuku dari segala hal-hal buruk yang akan mendekatinya, lapangkanlah rejekinya” salah satu petikan do’a yang kupanjatkan kepadaMu. Tiga tahun sudah berlalu, sekarang tugas itu sudah diturunkan ke adikku, aku jadi rindu suasana itu… aku rindu kalimat itu ….aku rindu…rindu sekali. Aku jadi teringat tentang salah satu lirik petikan lagu yang dinyanyikan oleh Amanda dan Opick yang berjudul Satu Rindu. 

Hujan teringatkan aku
Tentang satu rindu
Dimasa yang lalu
Saat mimpi masih indah bersamamuTerbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu Oh ibuAllah izinkanlah aku
Bahagiakan dia
Meski dia telah jauh
Biarkanlah aku
Berarti untuk dirinya
oh ibu oh ibu kau ibu
Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu
Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu oh ibu kau ibu
oh ibu oh ibu

Hujan teringatkan aku
Tentang satu rindu
Dimasa yang lalu
Saat mimpi masih indah bersamamu
Kau ibu kau ibu kau ibu 

Ibu… petikan lirik tersebut kupersembahkan untukmu. Untuk kegigihanmu, untuk ketulusanmu, untuk segala pengorbananmu sehingga aku bisa seperti ini.  

Jum’at, 05 Oktober 2007 23:21:00

Blog baru

Setelah sempat beberapa minggu blog di domain lama expired [karena domainnya ngga diperpanjang lagi..:D], akhirnya di sempat juga bikin blog baru di wordpress ini. Semoga dengan adanya blog baru ini…dapat memacu diri untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki dan menuangkan ide, pengetahuan, tulisan di dalam blog ini.

Dengan numpang nge-junk di tempat gratisan ini, semoga blog ini bisa awet, utuh tanpa ada interfensi dari pemilik hosting..:P. [Hope sooo..].